Article

Penetapan Biaya Haji 2015 BPIH Reguler & ONH Plus

Penetapan Biaya Haji 2015 BPIH Reguler & ONH Plus thumbnail

Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) 2015

 

Biaya Haji 2015 diperkirakan akan diumumkan pada bulan April-Mei-Juni 2015.

Bagi jamaah yang sudah melihat estimasi keberangkatan dan hasilnya berangkat tahun 2015 ( cek estimasi tahun keberangkatan disini ), agar segera mempersiapkan dana pelunasannya sambil menunggu pengumuman berapa besaran biaya haji 2015 dari Presiden dan pengumuman daftar nama calon jamaah haji yang berhak melunasi haji 2015.

Penyelenggaraan ibadah haji pada dasarnya mencakup tiga dimensi penting, yaitu

Pembinaan, Pelayanan dan Perlindungan. Ketiga dimensi tersebut sebagian direpresentasikan

ke dalam bagian dari Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji:

 

(1). Pembinaan, tugas-tugas yang harus dilakukan meliputi antara lain:

  • Melakukan kerjasama dengan Pemerintah Saudi Arabia menyangkut berbagai hal antara lain tentang jumlah quota, keimigrasian dan ijin penerbangan;
  • Pembagian jumlah quota untuk setiap propinsi, untuk swasta dan untuk luar negeri;
  • Menetapkan biaya perjalanan ibadah haji;
  • Menetapkan tatacara pendaftaran calon jamaah haji;
  • Penyelenggaraan manasik haji;
  • Menetapkan standar pelayanan angkutan haji;
  • Menetapkan standar akomodasi untuk calon jamaah haji di Saudi Arabia

(2). Pelayanan, meliputi kegiatan-kegiatan antara lain:

  • Pendaftaran calon jamaah haji
  • Pengaturan dan pelaksanaan pembayaran ibadah haji
  • Pengurusan dokumen haji (visa, passport, dll)
  • Pelayanan manasik haji dan pembekalan calon jamaah haji;
  • Melakukan pengelompokan jamaah (kloter)
  • Membuat kontrak dengan perusahaan penerbangan;
  • Membuat kontrak dengan agen-agen pemondokan di Saudi Arabia;
  • Membuat kontrak dengan perusahaan-perusahaan konsumsi di Saudi Arabia;
  • Pelaksanaan pemberangkatan calon jamaah haji;
  • Pengaturan tenaga pendamping calon jamaah haji;
  • Penyediaan pemondokan calon jamaah haji di Saudi Arabia
  • Pengaturan dan pelaksanaan perjalanan selama di Saudi Arabia: Jeddah-Mekah-Medinah-Mina dan Arafah;
  • Pengaturan dan pelaksanaan pemulangan jamaah haji ke tanah air.

(3). Perlindungan adalah meliputi kegiatan pengaturan sistem pengamanan calon jamaah haji di Saudi Arabia maupun di tanah air, mempersiapkan tenaga pendamping dari mulai berangkat ke Saudi Arabia sampai dengan kembali ke tanah air.

 

 

Pembiayaan penyelenggaraan haji adalah berasal dari jamaah haji yang membayar sejumlah

dana untuk menunaikan ibadah haji kepada Menteri Agama melalui bank-bank pemerintah dan

atau swasta yang ditunjuk pemerintah. Penunjukan bank penerima setoran sejumlah dana untuk

menunaikan ibadah haji dilakukan setelah mendapat pertimbangan Gubernur Bank Indonesia.

Biaya yang dibayar oleh jamaah inilah yang disebut dengan Biaya Penyelenggaraan Ibadah

Haji (BPIH) atau dahulu dikenal dengan nama ONH (Ongkos Naik Haji). Besarnya BPIH bervariasi setiap tahunnya sesuai dengann fluktuasi nilai tukar valuta asing dan konsisi perekonomian.

 

Penetapan BPIH dilakukan oleh Presiden atas usul Menteri Agama setelah mendapat

persetujuan DPR RI, yang selanjutnya digunakan untuk keperluan penyelenggaraan ibadah

haji. Dengan kata lain penyusunan BPIH dilakukan secara konsultatif antara Pemerintah

dengan DPR RI. Secara garis besar mekanisme penyampaian rencana penentuan BPIH dapat

diuraikan sebagai beikut:

  • Ditjen Bimas Islam dan Penyelenggaraan Haji, Departemen Agama, merumuskan konsep rincian pengeluaran selama operasional haji berdasarkan biaya tahun-tahun sebelumnya, baik pembiayaan operasional di tanah air maupun operasional haji di Arab Saudi.
  • Bahan tersebut kemudian dipaparkan dalam rapat terbatas yang biasanya dilakukan sebanyak 5 sampai 6 kali yang dihadiri oleh unsur internal Departemen Agama. Rapat tersebut melibatkan unsur terkait dari Direktorat dan Pihak Itjen.
  • Hasil rapat tersebut dipresentasikan dalam rapat yang lebih luas dan melibatkan unsur-unsur bank bersama Bank Indonesia, Departemen Perhubungan dan penerbangan, Departemen Kesehatan, dan Penyelenggara Ibadah Haji Khusus (PIHK). Selanjutnya dibentuk Tim Kecil untuk mengkaji secara mendalam sehingga menghasilkan draft final BPIH.
  • Draft BPIH kemudian diusulkan kepada DPR yang kemudian dibahas oleh Komisi
  • DPR-RI bersama Pemerintah dan berlangsung dalam dua tahap, yaitu tahap Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) dan tahap Rapat Kerja (RK).
  • Hasil pembahasan Pemerintah bersama DPR tersebut kemudian diajukan kepada Presiden untuk ditetapkan sebagai BPIH.

 

Komponen-komponen yang menjadi tolok ukur BPIH, antara lain dalam bentuk US$ untuk biaya penerbangan Indonesia-Arab Saudi (pulang pergi/PP) dan biaya operasional di Arab Saudi. Sedangkan biaya tambahan dalam bentuk rupiah adalah untuk operasional dalam negeri. Secara ringkas masing-masing komponen perhitungan BPIH tersebut dapat dijelaskan sebagai berikut:

 

  • Biaya penerbangan adalah biaya yang harus dibayar oleh pemerintah kepada pihak penerbangan yang mengangkut jamaah haji yang dilakukan secara charter. Biaya angkutan udara merupakan komponen paling besar dalam susunan BPIH yaitu antara 40 persen sampai dengan 48 persen. Adapun komponen yang menjadi beban pihak penerbangan adalah seluruh biaya operasional angkutan penerbangan haji yang sesuai dengan spesifikasi yang diminta oleh Departemen Agama, antara lain free seat sebesar 2 persen untuk keperluan petugas haji, pelayanan waktu pemberangkatan yaitu check in di asrama haji embarkasi di tanah air termasuk angkutan orang dan barang, pelayanan pemulangan yaitu check in di Madinatul Hujaj Jeddah termasuk angkutan orang dan barang bawaan ke Bandara KAA Jeddah, pemberian gift away berupa koper, tas tentengan dan air zam-zam sebanyak 5 liter serta angkutan obat-obatan ke Jeddah untuk keperluan jamaah haji selama di Arab Saudi.

 

  • Biaya Operasional di Arab Saudi merupakan biaya yang dipergunakan untuk penyelenggaraan operasional di Arab Saudi dan biaya yang harus dibayarkan oleh Pemerintah Indonesia kepada penyedia pelayanan haji di Arab Saudi. Biaya ini dibedakan menjadi biaya wajib dan biaya operasional. Biaya wajib, meliputi maslahah ammah (general service), akomodasi di Makkah, Madinah dan Madinatul Hujjaj, konsumsi dan transportasi. Sedangkan biaya operasional meliputi belanja pegawai atau honorarium petugas, belanja barang, belanja perjalanan, sewa gedung dan pemeliharaan serta biaya hidup (living cost) bagi jamaah haji selama di Arab Saudi.

 

  • Biaya operasional dalam negeri merupakan biaya yang dipergunakan untuk penyelenggaraan operasional haji di Indonesia yang terdiri dari biaya operasional Pusat, biaya operasional di embarkasi, biaya operasional di daerah, airport tax dan biaya jasa administrasi bank.

 

 

BPIH untuk haji khusus (ONH plus) ditetapkan Pemerintah lebih tinggi daripada haji reguler karena terdapat perbedaan signifikan atas fasilitas yang dapat dinikmati oleh jamaah haji. Untuk penyelenggaraan ibadah haji khusus ini Pemerintah bekerjasama dengan swasta yaitu perusahaan penyelenggaraan haji khusus dan umrah yang telah mendapatkan ijin dari Departemen Agama. Di samping membayar besarnya BPIH yang telah ditetapkan, jamaah haji masih harus menanggung biaya lain yang tidak termasuk dalam komponen BPIH, yaitu biaya pemeriksaan kesehatan, perjalanan dari daerah asal ke asrama embarkasi dan sebaliknya, biaya ziarah di Arab Saudi dan biaya Dam (kewajiban untuk menyembelih kambing atau unta atau sapi yang dikenakan kepada jamaah haji yang tidak melaksanakan salah satu atau lebih kewajiban haji sesuai dengan ketentuan syariat). Struktur biaya penyelenggaraan ibadah haji secara terperinci adalah sebagai berikut:

 

FAQ
  • Apakah biaya manasik haji sudah masuk kedalam BPIH ONH ?

Manasik haji sangat penting bagi jamaah. Jamaah diharapakan kesungguhannya dalam memahami tata cara sebelum melakukan amalan amalan haji, agar jamaah dapat menunaikan kewajiban ibadah haji ini dengan penuh pemahaman.
Kemenag tidak melarang jemaah haji mau melakukan manasik dimana saja. Karena menasik haji yang dilakukan Kemenag tidak pernah dipungut biaya, sedangkan manasik yang diselenggarakan dari pihak agen perjalanan/KBIH memang dipungut biaya.

DaftarHajiUmroh

DaftarHajiUmroh

DaftarHajiUmroh.com adalah situs informasi haji dan umroh.
Pembuatan situs bertujuan membantu jamaah Indonesia sebagai sarana edukasi dan guide dalam melaksanakan ibadah haji dan umroh.

More Posts


========================================================

Serunya Umroh bersama Alhijaz Indowisata!! Ajak juga keluarga untuk beribadah di tanah suci bersama-sama dengan Alhijaz Indowisata seruuu....

========================================================

0822 3375 6981

Pin 7CA 80 A32

 


Mau Berangkat Umroh/ Haji Plus Alhijaz Indowisata? ==> DOWNLOAD BROSUR
Daftar Agen/ Perwakilan Alhijaz Indowisata Di Kota Anda? ==> FORM PENDAFTARAN

 



Share On :
 

Guide

Tentang Kami
Privacy Policy
Hubungi Kami
Disclaimer

Find Us

Twitter
Facebook
Youtube
Google +

About

DaftarHajiUmroh.com adalah situs informasi haji dan umroh. Pembuatan situs bertujuan membantu jamaah indonesia agar mempunyai guide dalam melaksanakan ibadah haji dan umroh.
Informasi Pendaftaran Manasik Biaya Murah Paket Umroh Travel Haji Plus 2014


Powered by @DaftarHajiUmroh.com

Travel Haji Plus Terbaik | Travel Umroh Yang Bagus | Pendaftaran Umroh | Biaya Haji 2014 | Biaya Paket Umroh Maktour 2014 Murah Promo| Informasi Haji Terkini
Paket Umroh Murah Alhijaz Indowisata