Article

Prosedur Tata Cara Pendaftaran Haji Reguler

Prosedur Tata Cara Pendaftaran Haji Reguler thumbnail
 

Prosedur Pendaftaran Haji Reguler

Umum

Penyelenggaraan ibadah haji merupakan rangkaian kegiatan yang beragam, melibatkan banyak pihak dan orang. Oleh karena itu dalam penyelenggaraan ibadah haji diperlukan kerjasama yang erat, koordinasi yang dekat, penanganan yang cermat dan dukungan sumber daya manusia yang handal dan amanah.
Setiap kegiatan yang terkait dengan penyelenggaraan ibadah haji mengacu pada ketentuan-ketentuan yang berlaku pada Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2008 tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji.
Prinsip-prinsip penyelenggaraan ibadah haji mengedepankan kepentingan jemaah; memberikan rasa keadilan dan kepastian; efektif dan efisien, transparasi dan akuntabilitas; profesionalisme dan nirlaba.
Penyelenggaraan Ibadah Haji Indonesia dibagi dalam dua kategori, yaitu: Haji Reguler yang sepenuhnya dilaksanakan oleh Pemerintah, dan Haji Khusus yang dilaksanakan oleh Penyelenggara Ibadah Haji Khusus yang mendapat izin dari Menteri Agama.

Syarat Pendaftaran Haji

Beragama Islam

Berusia 18 tahun keatas atau sudah pernah menikah

Sehat jasmani dan rohani

Memiliki KTP yang sah dan masih berlaku

Memiliki Kartu Keluarga

Memiliki Akte Kelahiran atau Surat Kenal Lahir atau Buku Nikah atau Ijazah

Mempunyai Tabungan Haji pada BPS minimal Rp.25.000.000,-

 

Waktu dan Tempat

Pendaftaran haji dilakukan di Kantor Kementrian Agama Kabupaten / Kota tempat domisili Calon Jemaah Haji

Pendaftaran Jemaah Haji dilaksanakan setiap hari kerja

Calon Jemaah Haji datang mendaftar sendiri tanpa perantara orang lain

Pendaftaran Haji

Prosedur Pendaftaran Haji

Calon Jemaah Haji membuka rekening tabungan haji pada Bank Penerima Setoran Biaya Penyelenggaraan Haji (BPS BPIH)

Calon Jemaah Haji cek kesehatan di Puskesmas domisili untuk memperoleh surat keterangan sehat dari dokter

Calon Jemaah Haji datang ke Kantor Kementrian Agama Kabupaten / Kota, sesuai domisili dengan membawa:

- Surat Keterangan Sehat dari Puskesmas setempat

- Foto copy KTP yang sah dan masih berlaku

- Foto copy Kartu Keluarga

- Foto copy Tabungan Haji 1 lembar

- Foto copy Ijazah terakhir atau Akte Kelahiran atau Surat Nikah atau Surat Keterangan Domisili dari Kecamatan

Bagi Calon Jamaah Haji yang mendaftar pada Kantor Kementrian Agama yang belum tersambung dengan Siskohat(offline):

- Membawa foto berwarna 3×4 = 10 lembar, dengan latar belakang putih

- Mengisi SPPH (Surat Pendaftaran Pergi Haji)

- Menerima SPPH yang telah disahkan

Bagi Calon Jemaah Haji yang mendaftar pad Kantor Kementrian Agama yang sudah tersambung dengan Siskohat(Online), Calon Jemaah Haji:

- Melakukan foto langsung di tempat dan dilakukan pengambilan sidik jari

- Mengisi formulir pendaftaran

- Menerima SPPH yang telah dicetak melalui sistem

Calon Jemaah Haji melakukan setoran awal BPIH ke rekening Menteri Agama melalui BPS BPIH sebesar Rp.25.000.000,- dengan membawa SPPH yang telah disahkan oleh Pejabat Kementrian Agama Kabupaten/Kota. Bank Penerima Setoran Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPS-BPIH) yang online dengan SISKOHAT yaitu:

Daftar 17 Bank Resmi BPS-BPIH 2014

Bank Umum Syariah :
1.Bank Mandiri Syariah
2. Bank Muamalat
3.Bank Mega Syariah
4.Bank BNI Syariah,
5.Bank BRI Syariah
6.Bank Panin Syariah.
Bank Umum Nasional
7.Bank BTN.
8.Bank Permata.
9.Bank CIMB-Niaga.
10.Bank Sumut
11.Bank DKI
12.Bank Jateng
13.Bank Jatim
14.Bank Kepri ( Kepulaun Riu)
15.Bank Sumselbabel (Bangka Belitung)
16.Bank Nagari
17. Bank Aceh.

 

Setelah BPS BPIH mentransfer setoran awal BPIH ke rekening Menteri Agama, Calon Jemaah Haji mendapatkan nomorbporsi haji

BPS BPIH mencetak lembar Bukti Setoran Awal BPIH sebanyak 5 rangkap, lembar pertama, ketiga, keempat dan kelima diberikan kepada Calon Jemaah Haji

Nomor Porsi Calon Jemaah Haji yang batal tidak dapat digantikan

Calon Jemaah Haji melaporkan dan menyerahkan lembar ketiga (warna kuning), keempat (warna biru) dan kelima (warna merah) bukti setoran awal BPIH ke Kantor Kementrian Agama Kabupaten / Kota

Calon Jemaah Haji menunggu informasi pelunasan BPIH

Pelunasan BPIH

Calon Jemaah Haji datang ke BPS BPIH untuk melakukan setoran pelunasan BPIH. Pelunasan dilakukan pada tahun keberangkatan setelah ada pengumuman Peraturan Presiden tentang Biaya Perjalanan Ibadah Haji (BPIH)  dan pengumuman daftar nama calon jamaah haji yang berhak melunasi pada tahun keberangkatan.

Pelunasan BPIH dilakukan pada BPS BPIH tempat setor semula

Calon Jemaah Haji datang ke Kantor Kementrian Agama Kabupaten / Kota untuk melaporkan dan menyerahkan lembar ketiga (warna kuning), keempat (warna biru) dan kelima (warna merah)bukti setoran pelunasan BPIH serta Pas foto ukuran 3×4 sebanyak 21 lembar dan 4×6 sebanyak 4 lembar dengan latar belakang putih dan tampak wajah 70% – 80%

Calon Jemaah Haji yang masuk dalam alokasi porsi tahun berjalan tetapi tidak melunasi BPIH menjadi waiting list tahun berikutnya

Pembatalan

Calon Jemaah Haji yang membatalkan pendaftarannya, BPIHnya dikembalikan melalui BPS BPIH tempat setor semula. Untuk setoran awal BPIHnya dikembalikan penuh, sedangkan pendaftar haji yang telah menyetorkan BPIH secara lunas kemudian membatalkan diri pengembalian BPIHnya dikenakan potongan biaya administrasi sebesar 1% (satu persen)

Pengajuan pengembalian BPIH dilakukan melalui Kantor Kementrian Agama Kabupaten / Kota domisili, dengan melampirkan:

Bukti setoran asli lembar pertama

Surat pernyataan batal dari calon jemaah haji bermaterai Rp.6000,-

Surat kuasa bermaterai Rp.6000,- dari calon jemaah haji yang bersangkutan dan diketahui lurah, apabila pengembalian dikuasakan kepada orang lain

Foto copy Surat Keterangan Kematian dan Surat Keterangan Ahli Waris bagi yang batal karena meninggal dunia

Penyelesaian proses pembatalan dilakukan secara berjenjang mulai dari Kantor Kementrian Agama Kabupaten / Kota, Kanwil Kementrian Agama Provinsi, Ditjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah dan Bank Penerima Setoran BPIH

Catatan :

Pelunasan ONH dilakukan setelah pengumuman dari pemerintah dan No porsi calon jama’ah haji ada diantara batas minimal dan batas maksimal no porsi yang diumumkan.
Semakin cepat menabung dan punya No porsi Berarti Semakin cepat Berangkat Haji.

Saat pengisian data SPPH di kantor Kemenag, calon jamaah diharapkan meneteliti betul jangan ada data yang salah ataupun kosong, lebih baik tanyakan ke petugas kalau ada yang tidak dimengerti karena data di SPPH ini sangat penting. Pengisian data SPPH yang salah, baru bisa diganti dengan menunggu saat tahun pelunasan BPIH. Calon jamaah kemungkinan bisa akan bolak balik ke kemenag karena saat pelunasan, sistem siskohat rawan eror saat musim pelunasan.

 

DaftarHajiUmroh

DaftarHajiUmroh

ASK ME INFO UMROH

0822 3375 6981
Pin 7CA 80 A32

====================================================
==> DOWNLOAD Jadwal & Biaya Paket Umroh Alhijaz Indowisata
====================================================

ASK ME PELENGKAPAN HAJI UMROH

DivaMecca.com – Pelengkapan Haji dan Umroh
081 7968 7414
Pin 323 F7 396

More PostsFacebookPinterestYouTube

Share On :
 

Guide

Tentang Kami
Privacy Policy
Hubungi Kami
Disclaimer

Find Us

Twitter
Facebook
Youtube
Google +

About

DaftarHajiUmroh.com adalah situs informasi haji dan umroh. Pembuatan situs bertujuan membantu jamaah indonesia agar mempunyai guide dalam melaksanakan ibadah haji dan umroh.
Informasi Pendaftaran Manasik Biaya Murah Paket Umroh Travel Haji Plus 2014


Powered by @DaftarHajiUmroh.com

Travel Haji Plus Terbaik | Travel Umroh Yang Bagus | Pendaftaran Umroh | Biaya Haji 2014 | Biaya Paket Umroh Maktour 2014 Murah Promo| Informasi Haji Terkini
Paket Umroh Murah Alhijaz Indowisata