Penetapan Biaya Haji 2017 BPIH Reguler & ONH Plus

DaftarHajiUmroh - Biaya Umroh Paket Travel Jakarta » Penetapan Biaya Haji 2017 BPIH Reguler & ONH Plus

Penetapan Biaya Haji 2017 BPIH Reguler & ONH Plus

Berapa Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) 2017 ?

Pengumuman Berapa Biaya Haji 2017 dan Jadwal Pelunasannya

Panitia Kerja Komisi VIII DPR bersama Kementerian Agama menyepakati Biaya Penyelenggaran Ibadah Haji tahun 1438H/2017 M yang dibayarkan jemaah atau direct cost sebesar Rp34.890.312

Berikut rincian komponen BPIH tahun 2017:

a. Harga rata-rata komponen penerbangan (tiket, airport tax, dan passenger service charge) sebesar Rp 26.143.812,- dan dibayar langsung oleh jemaah haji (direct cost).

b. Harga rata-rata pemondokan Mekah 4.375 real dengan rincian 3.425 riyal dialokasikan ke dalam anggaran dana optimalisasi (indirect cost) dan 950 riyal yang dibayar oleh jemaah haji (direct cost) dengan ekuivalen sebesar Rp 3.391.500,00.

c. Besaran living allowance 1500 riyal yang ekuivalen sebesar Rp 5.355.000 dan diserahkan pada jemaah haji dalam mata uang Saudi Arabia Riyal (SAR).

 

Panja BPIH Komisi VIII DPR RI dan Panja BPIH Kementerian Agama RI menyepakati biaya rata-rata sewa pemondokan Madinah 85O riyal dengan sistem sewa semi musim dan dibiayai dari dana optimalisasi (indirect cost).

 

Panja BPIH Komisi VIII DPR RI dan Panja BPIH Kementerian Agama RI menyepakati total indirect cost BPIH tahun 1438 H/2017 M Rp 5.486.881.475.537 dengan rincian secara garis besar sebagai berikut:

a. Biaya Pelayanan Jemaah di Arab Saudi Rp 4.735.588.353.090.

b. Biaya Pelayanan Jemaah di Dalam Negeri Rp 270.182.591.077.

c. Biaya OperasionaI Haji di Arab Saudi Rp 274.045.591.470.

d. Biaya OperasionaI Haji Dalam Negeri Rp 167.064.939.900.

 

Panja BPIH Komisi VIII DPR Tahun 1438 H12017 M dan Panja BPIH Kementerian Agama menyepakati peningkatan pelayanan terhadap jemaah haji sebagai berikut:

a. Jumlah makan jemaah di Mekah menjadi 25 kali dan di Madinah 18 kali.
b. Waktu tinggal jemaah di Arab Saudi selama 41 hari.
c. Biaya satuan penyelenggaraan haji di Kab/Kota dan KUA masing-masing Rp 75.000 sebanyak 10 kali di luar Jawa dan 8 kali di pulau Jawa.
d. Direct cost petugas TPHD tidak dibiayai oleh dana optimalisasi.
e. Harga upgrade tenda di Arafah ditetapkan sebesar 200 riyal dan jika terdapat peningkatan biaya dapat diambil dari biaya safe guarding.
f. Alokasi kuota petugas haji Indonesia tahun 2017 sesuai ketersediaan barcode adalah sejumlah 3.500 orang.
g. Peningkatan kualitas pelayanan bis antar-kota, bis sawalat, dan bis menuju Armina.

 

Biaya Haji Tiap Embarkasi

Besaran Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji Tahun 1438H/2017M bagi Jemaah Haji adalah:

Embarkasi Aceh sebesar Rp31.040.900,00;
Embarkasi Medan sebesar Rp31.707.400,00;
Embarkasi Batam sebesar Rp32.125.650,00;
Embarkasi Padang sebesar Rp32.840.450,00;
Embarkasi Palembang sebesar Rp32.958.750,00;
Embarkasi Jakarta sebesar Rp34.306.780,00;
Embarkasi Solo sebesar Rp35.664.700,00;
Embarkasi Surabaya sebesar Rp35.666.250,00;
Embarkasi Banjarmasin sebesar Rp37.705.900,00;
Embarkasi Balikpapan sebesar Rp38.039.150,00;
Embarkasi Makassar sebesar Rp38.972.250,00; dan
Embarkasi Lombok sebesar Rp38.239.100,00.

Sedangkan besaran BPIH bagi Tim Pemandu Haji Daerah adalah sebagai berikut:

Embarkasi Aceh sebesar Rp46.302.650,00;
Embarkasi Medan sebesar Rp46.969.150,00;
Embarkasi Batam sebesar Rp47.387.400,00;
Embarkasi Padang sebesar Rp48.102.200,00;
Embarkasi Palembang sebesar Rp48.220.500,00;
Embarkasi Jakarta sebesar Rp49.568.530,00;
Embarkasi Solo sebesar Rp50.926.450,00;
Embarkasi Surabaya sebesar Rp50.928.000,00;
Embarkasi Banjarmasin sebesar Rp52.967.650,00;
Embarkasi Balikpapan sebesar Rp53.300.900,00;
Embarkasi Makassar sebesar Rp54.234.000,00; dan
Embarkasi Lombok sebesar Rp53.500.850,00.

 

Jadwal Pelunasan

Pelunasan tahap pertama dilakukan setiap hari kerja dimulai tanggal 10 April – 5 Mei 2017. Sedangkan untuk tahap kedua, akan dibuka pada 22 Mei hingga 02 Juni.

 

Pelunasan tahap pertama diperuntukkan bagi jemaah haji yang telah memiliki nomor porsi dan masuk dalam alokasi kuota provinsi atau kabupaten/kota tahun 1438H/2017M, dengan ketentuan:

1) jemaah lunas tunda tahun 1437H/2016M dan tahun sebelumnya;
2) belum pernah menunaikan ibadah haji;
3) telah berusia 18 tahun atau sudah menikah, terhitung pada tanggal 28 Juli 2017;
4) jemaah haji nomor porsi berikutnya sebanyak 5% yang berstatus belum haji yang masuk daftar tunggu pada tahun 1439H/2018M dari jumlah kuota provinsi dan kab/kota yang bersangkutan.

 

Pengumuman Nama-nama jamaah yang akan berangkat di tahun 2017

Jamaah haji reguler   bisa dicek disini

Jamaah haji plus sudah ada nama-nama yang akan berangkat, jamaah bisa menghubungi travel haji khusus tempat mendaftar untuk menanyakan apakah nama bapak ibu masuk di tahun kebrangkatan 2017 ?

 

 

————————————————————————————————————-

 

Proses Penetapan Biaya Haji 2017

Setelah Perpres BPIH ini ditandatangani Presiden, maka tahapan persiapan pelaksanaan ibadah haji selanjutnya adalah pelunasan BPIH Reguler yang waktunya akan segera diumumkan oleh Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU). Pembayaran BPIH ini dilakukan dengan mata uang dolar Amerika atau mata uang Rupiah sesuai dengan kurs jual transaksi Bank Indonesia yang berlaku pada hari dan tanggal pembayaran.

 

Penyelenggaraan ibadah haji pada dasarnya mencakup tiga dimensi penting, yaitu

Pembinaan, Pelayanan dan Perlindungan. Ketiga dimensi tersebut sebagian direpresentasikan

ke dalam bagian dari Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji:

 

(1). Pembinaan, tugas-tugas yang harus dilakukan meliputi antara lain:

  • Melakukan kerjasama dengan Pemerintah Saudi Arabia menyangkut berbagai hal antara lain tentang jumlah quota, keimigrasian dan ijin penerbangan;
  • Pembagian jumlah quota untuk setiap propinsi, untuk swasta dan untuk luar negeri;
  • Menetapkan biaya perjalanan ibadah haji;
  • Menetapkan tatacara pendaftaran calon jamaah haji;
  • Penyelenggaraan manasik haji;
  • Menetapkan standar pelayanan angkutan haji;
  • Menetapkan standar akomodasi untuk calon jamaah haji di Saudi Arabia

(2). Pelayanan, meliputi kegiatan-kegiatan antara lain:

  • Pendaftaran calon jamaah haji
  • Pengaturan dan pelaksanaan pembayaran ibadah haji
  • Pengurusan dokumen haji (visa, passport, dll)
  • Pelayanan manasik haji dan pembekalan calon jamaah haji;
  • Melakukan pengelompokan jamaah (kloter)
  • Membuat kontrak dengan perusahaan penerbangan;
  • Membuat kontrak dengan agen-agen pemondokan di Saudi Arabia;
  • Membuat kontrak dengan perusahaan-perusahaan konsumsi di Saudi Arabia;
  • Pelaksanaan pemberangkatan calon jamaah haji;
  • Pengaturan tenaga pendamping calon jamaah haji;
  • Penyediaan pemondokan calon jamaah haji di Saudi Arabia
  • Pengaturan dan pelaksanaan perjalanan selama di Saudi Arabia: Jeddah-Mekah-Medinah-Mina dan Arafah;
  • Pengaturan dan pelaksanaan pemulangan jamaah haji ke tanah air.

(3). Perlindungan adalah meliputi kegiatan pengaturan sistem pengamanan calon jamaah haji di Saudi Arabia maupun di tanah air, mempersiapkan tenaga pendamping dari mulai berangkat ke Saudi Arabia sampai dengan kembali ke tanah air.

 

Pembiayaan penyelenggaraan haji adalah berasal dari jamaah haji yang membayar sejumlah

dana untuk menunaikan ibadah haji kepada Menteri Agama melalui bank-bank pemerintah dan

atau swasta yang ditunjuk pemerintah. Penunjukan bank penerima setoran sejumlah dana untuk

menunaikan ibadah haji dilakukan setelah mendapat pertimbangan Gubernur Bank Indonesia.

Biaya yang dibayar oleh jamaah inilah yang disebut dengan Biaya Penyelenggaraan Ibadah

Haji (BPIH) atau dahulu dikenal dengan nama ONH (Ongkos Naik Haji). Besarnya BPIH bervariasi setiap tahunnya sesuai dengann fluktuasi nilai tukar valuta asing dan konsisi perekonomian.

 

Penetapan BPIH dilakukan oleh Presiden atas usul Menteri Agama setelah mendapat

persetujuan DPR RI, yang selanjutnya digunakan untuk keperluan penyelenggaraan ibadah

haji. Dengan kata lain penyusunan BPIH dilakukan secara konsultatif antara Pemerintah

dengan DPR RI. Secara garis besar mekanisme penyampaian rencana penentuan BPIH dapat

diuraikan sebagai beikut:

  • Ditjen Bimas Islam dan Penyelenggaraan Haji, Departemen Agama, merumuskan konsep rincian pengeluaran selama operasional haji berdasarkan biaya tahun-tahun sebelumnya, baik pembiayaan operasional di tanah air maupun operasional haji di Arab Saudi.
  • Bahan tersebut kemudian dipaparkan dalam rapat terbatas yang biasanya dilakukan sebanyak 5 sampai 6 kali yang dihadiri oleh unsur internal Departemen Agama. Rapat tersebut melibatkan unsur terkait dari Direktorat dan Pihak Itjen.
  • Hasil rapat tersebut dipresentasikan dalam rapat yang lebih luas dan melibatkan unsur-unsur bank bersama Bank Indonesia, Departemen Perhubungan dan penerbangan, Departemen Kesehatan, dan Penyelenggara Ibadah Haji Khusus (PIHK). Selanjutnya dibentuk Tim Kecil untuk mengkaji secara mendalam sehingga menghasilkan draft final BPIH.
  • Draft BPIH kemudian diusulkan kepada DPR yang kemudian dibahas oleh Komisi
  • DPR-RI bersama Pemerintah dan berlangsung dalam dua tahap, yaitu tahap Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) dan tahap Rapat Kerja (RK).
  • Hasil pembahasan Pemerintah bersama DPR tersebut kemudian diajukan kepada Presiden untuk ditetapkan sebagai BPIH.

 

Komponen-komponen yang menjadi tolok ukur BPIH, antara lain dalam bentuk US$ untuk biaya penerbangan Indonesia-Arab Saudi (pulang pergi/PP) dan biaya operasional di Arab Saudi. Sedangkan biaya tambahan dalam bentuk rupiah adalah untuk operasional dalam negeri. Secara ringkas masing-masing komponen perhitungan BPIH tersebut dapat dijelaskan sebagai berikut:

 

  • Biaya penerbangan adalah biaya yang harus dibayar oleh pemerintah kepada pihak penerbangan yang mengangkut jamaah haji yang dilakukan secara charter. Biaya angkutan udara merupakan komponen paling besar dalam susunan BPIH yaitu antara 40 persen sampai dengan 48 persen. Adapun komponen yang menjadi beban pihak penerbangan adalah seluruh biaya operasional angkutan penerbangan haji yang sesuai dengan spesifikasi yang diminta oleh Departemen Agama, antara lain free seat sebesar 2 persen untuk keperluan petugas haji, pelayanan waktu pemberangkatan yaitu check in di asrama haji embarkasi di tanah air termasuk angkutan orang dan barang, pelayanan pemulangan yaitu check in di Madinatul Hujaj Jeddah termasuk angkutan orang dan barang bawaan ke Bandara KAA Jeddah, pemberian gift away berupa koper, tas tentengan dan air zam-zam sebanyak 5 liter serta angkutan obat-obatan ke Jeddah untuk keperluan jamaah haji selama di Arab Saudi.

 

  • Biaya Operasional di Arab Saudi merupakan biaya yang dipergunakan untuk penyelenggaraan operasional di Arab Saudi dan biaya yang harus dibayarkan oleh Pemerintah Indonesia kepada penyedia pelayanan haji di Arab Saudi. Biaya ini dibedakan menjadi biaya wajib dan biaya operasional. Biaya wajib, meliputi maslahah ammah (general service), akomodasi di Makkah, Madinah dan Madinatul Hujjaj, konsumsi dan transportasi. Sedangkan biaya operasional meliputi belanja pegawai atau honorarium petugas, belanja barang, belanja perjalanan, sewa gedung dan pemeliharaan serta biaya hidup (living cost) bagi jamaah haji selama di Arab Saudi.

 

  • Biaya operasional dalam negeri merupakan biaya yang dipergunakan untuk penyelenggaraan operasional haji di Indonesia yang terdiri dari biaya operasional Pusat, biaya operasional di embarkasi, biaya operasional di daerah, airport tax dan biaya jasa administrasi bank.

 

BPIH untuk haji khusus (ONH plus) ditetapkan Pemerintah lebih tinggi daripada haji reguler karena terdapat perbedaan signifikan atas fasilitas yang dapat dinikmati oleh jamaah haji. Untuk penyelenggaraan ibadah haji khusus ini Pemerintah bekerjasama dengan swasta yaitu perusahaan penyelenggaraan haji khusus dan umrah yang telah mendapatkan ijin dari Departemen Agama. Di samping membayar besarnya BPIH yang telah ditetapkan, jamaah haji masih harus menanggung biaya lain yang tidak termasuk dalam komponen BPIH, yaitu biaya pemeriksaan kesehatan, perjalanan dari daerah asal ke asrama embarkasi dan sebaliknya, biaya ziarah di Arab Saudi dan biaya Dam (kewajiban untuk menyembelih kambing atau unta atau sapi yang dikenakan kepada jamaah haji yang tidak melaksanakan salah satu atau lebih kewajiban haji sesuai dengan ketentuan syariat). Struktur biaya penyelenggaraan ibadah haji secara terperinci adalah sebagai berikut:

 

[document url=”https://www.daftarhajiumroh.com/wp-content/uploads/2013/10/BPIH.doc” width=”200″ height=”200″]

 

FAQ Biaya Haji 2017

  • Apakah biaya manasik haji sudah masuk kedalam BPIH ONH ?

Manasik haji sangat penting bagi jamaah. Jamaah diharapakan kesungguhannya dalam memahami tata cara sebelum melakukan amalan amalan haji, agar jamaah dapat menunaikan kewajiban ibadah haji ini dengan penuh pemahaman.
Kemenag tidak melarang jemaah haji mau melakukan manasik dimana saja. Karena menasik haji yang dilakukan Kemenag tidak pernah dipungut biaya, sedangkan manasik yang diselenggarakan dari pihak agen perjalanan/KBIH memang dipungut biaya.

 

 

 

 

Baca : Prosedur Pendaftaran Haji Reguler

Baca : Prosedur Pendaftaran Haji Plus

Baca : Daftar Tunggu Haji

Baca : Manasik Haji Lengkap

Baca : Jadwal Keberangkatan Haji 2015

 

 

By | 2017-04-08T06:23:45+00:00 Maret 23rd, 2017|Informasi Umroh|133 Comments

About the Author:

Fitri
Alhamdulillah beberapa kali Fitri menjadi Tour Leader untuk keberangkatan umroh. Daftarhajiumroh.com dibangun sebagai edukasi bagi jamaah Indonesia yang akan berangkat haji dan umroh. Semoga bermanfaat

133 Comments

  1. Gazali abelar Juli 23, 2017 at 11:50 pm - Reply

    Apakah jikalau calon jamaah hj membayar lunas atau sekali bayar,kira tahun berikutnya apakah langsung berangkat haji atau harus ikut daftar tunggu lagi…???

    • Fitri
      Mbak Farida Juli 24, 2017 at 9:26 am - Reply

      Tetap menunggu antrian

Click on a tab to select how you'd like to leave your comment

Error: Please enter a valid email address

Error: Invalid email

Error: Masukkan nama anda

Error: masukkan no handphone anda

Error: Please enter a username

Error: Please enter a password

Error: Please confirm your password

Error: Password and password confirmation do not match