Syarat dan Cara Daftar Haji Reguler [Step By Step]

Harapan besar banyak muslim Indonesia ingin pergi haji menyebabkan jumlah pendaftar haji naik tiap tahunnya. Hal ini menyebakan antrian panjang  perlu nunggu lebih dari 15 tahun untuk bisa berangkat karena kuota haji terbatas tiap tahunnya , yaitu kuota  haji reguler 230 ribu / tahun sedangkan kuota haji plus 17 ribu/tahun . Sudah ada  5 juta orang untuk menunggu jadwal keberangkatan haji. Kuota haji dibatasi oleh kerajaan Saudi Arabia karena ibadah haji dilakukan satu tempat satu waktu dengan jamaah datang dari seluruh dunia.

Baca : Haji Tanpa Antri Berangkat 2020 (Visa Furoda)

Syarat Daftar Haji Reguler

  1. Beragama Islam
  2. Berusia minimal 12 tahun pada saat mendaftar
  3. Belum berangkat haji dalam 10 tahun terakhir

Dokumen Pendaftaran Haji Reguler

  1. KTP yang masih berlaku sesuai dengan domisili atau identitas lain yang sah
  2. Kartu Keluarga
  3. Akte Kelahiran / Surat Kenal Lahir / Kutipan Akte Nikah / Ijazah
  4. Tabungan haji atas nama yang bersangkutan
  5. Pas photo ukuran 3×4 (17 lembar ) dan 4×6 (5 lembar) dengan ketentuan : latar belakang putih, fokus wajah 80%, tidak
    menggunakan kaca mata, tidak memakai baju dinas

Cara Daftar Haji Reguler

syarat-dan-cara-daftar-haji-daftarhajiumroh-compressor

 

Urutan daftar haji reguler ada 2 yaitu proses di bank dan di kemenag

Membuka rekening tabungan haji di Bank

Yang dibawa jamaah : KTP , dana Rp 25 juta, Pas Photo 3×4 dan 4×6

Calon Jemaah Haji melakukan setoran awal sebesar 25 juta ke rekening atas nama Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) Agama di BPS BPIH. Ada 17 Bank Resmi BPS-BPIH.

Bank Syariah

1.Bank Mandiri Syariah
2. Bank Muamalat
3.Bank Mega Syariah
4.Bank BNI Syariah
5.Bank BRI Syariah
6.Bank Panin Syariah

Bank Umum Nasional

7.Bank BTN
8.Bank Permata
9.Bank CIMB-Niaga
10.Bank Sumut
11.Bank DKI
12.Bank Jateng
13.Bank Jatim
14.Bank Kepri ( Kepulaun Riu)
15.Bank Sumselbabel (Bangka Belitung)
16.Bank Nagari
17. Bank Aceh

Setelah proses membuka rekening haji di Bank selesai , calon jamaah akan mendapatkan tabungan mabrur dan bukti setoran awal BPIH

tabungan-mabrur-daftarhajiumroh
bpih-daftarhajiumroh

Datang ke Kantor Kementrian Agama Kabupaten / Kota sesuai domisili KTP

Persyaratan yang dibawa :

  • Foto copy KTP yang sah dan masih berlaku
  • Foto copy Kartu Keluarga
  • Foto copy Tabungan Haji 1 lembar
  • Foto copy Ijazah terakhir atau Akte Kelahiran atau Surat Nikah atau Surat Keterangan Domisili dari Kecamatan
  • Pas Photo 3×4

Calon Jemaah Haji yang mendaftar pada Kantor Kementrian Agama :

  • Mengisi formulir pendaftaran
  • Melakukan foto langsung di tempat dan dilakukan pengambilan sidik jari
  • Calon jamaah menerima SPPH

SPPH daftarhajiumroh

Estimasi Tahun Keberangkatan Haji

Setelah calon jamaah melakukan pendaftaran, calon jamaah mendapatkan SPPH (Surat Pendaftaran Pergi Haji) yang tertera Nomor Porsi berupa 10 digit. Cek estimasi tahun keberangkatan haji dengan nomor porsi bisa dilakukan 1 bulan setelah pendaftaran.

Baca : Cara Cek Porsi Haji Tahun Keberangkatan

Pelunasan BPIH Biaya Haji

Pelunasan biaya haji dilakukan di tahun keberangkatan setelah ada pengumuman tentang besaran biaya haji oleh Presiden dan pengumuman daftar nama calon jamaah haji yang berhak melunasi bpih pada tahun keberangkatan tersebut. Pengumuman biasanya antara bulan februari – maret.

Calon Jemaah Haji datang ke BPS BPIH untuk melakukan setoran pelunasan BPIH. Pelunasan dilakukan pada tahun keberangkatan setelah ada pengumuman Peraturan Presiden tentang Biaya Perjalanan Ibadah Haji (BPIH)  dan pengumuman daftar nama calon jamaah haji yang berhak melunasi pada tahun keberangkatan.

Pelunasan BPIH dilakukan pada BPS BPIH tempat setor semula

Calon Jemaah Haji datang ke Kantor Kementrian Agama Kabupaten / Kota untuk melaporkan dan menyerahkan lembar ketiga (warna kuning), keempat (warna biru) dan kelima (warna merah)bukti setoran pelunasan BPIH serta Pas foto ukuran 3×4 sebanyak 21 lembar dan 4×6 sebanyak 4 lembar dengan latar belakang putih dan tampak wajah 70% – 80%

Baca : Biaya Haji Per Embarkasi dan Jadwal Pelunasan

Demikian informasi pendaftaran haji reguler, semoga saat mendaftar bapak ibu calon jamaah tidak mendapatkan kesulitan dan dipermudah prosesnya untuk tujuan ibadah haji ini, aamiin.

Apakah Artikel Ini Membantu?

Rate Sekarang Guna Meningkatkan Kualitas Artikel

Average rating 4.4 / 5. Vote count: 189

No votes so far! Be the first to rate this post.

85 komentar untuk “Syarat dan Cara Daftar Haji Reguler [Step By Step]”

  1. Assalamualaikum Wr Wb…Maaf pak mau tanya untuk buka rekening tabungan haji bisa pakai mata uang asing kah ndak ya… Misalnya US$ atau yang lainnya
    Kalau bisa setoran awalnya berapa ya… Terima kasih

    1. Saat ke bank belum dapat nomor porsi. Nomor porsi dibuat saat jamaah melakukan foto di kemenag . Misal kemenag Surabaya dan Kemenag Kediri (dalam satu provinsi) input jamaah secara barengan akan membuat nomor porsi yang berurutan. Diusahakan Ibu Alifa dan suami ke kemenagnya barengan agar urutan nomor porsi tidak berjauhan.

  2. Seandainya sudah terdaftar kemudian ingi ganti jd haji plus apakah bisa dilakukan pembatalan haji? Apakah uang setoran awal kembalo 100%? Mohon infonya. Terima kasih

  3. jika kita sudah daftar tahun 2018 dengan embarkasi jakarta total haji reguler hampir Rp.35 juta , kalo kuota kita 18 tahun apakah tetap segitu harganya? Mohon infonya

  4. اَلسَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
    Setoran awal 25jt serasa memberatkan bagi yang berpenghasilan pas-pasan namun besar niatnya hendak berhaji. Bukankah masa tunggu keberangkatan itu sangat lama, mengapa tidak ada keringanan untuk setoran awalnya, misalnya 5jt untuk satu orang, yang terpenting dalam masa tunggunya itu ia bisa melunasi sebelum keberangkatan? Mohon kepada yang diberi amanat mengurusi masalah ini, berikan keringanan kepada jamaah muslimin-muslimat yang benar-benar bulat tekadnya untuk menunaikan rukun Islam kelima ini. Mohon mempertimbangkan kembali kebijakan yang sudah berjalan ini sebab bagi kami hal ini serasa seperti mengerem lonjakan jumlah orang yang hendak berhaji. Terima kasih atas segala perhatian dan mohon maaf atas segala kekurangan.
    وَاللهُ الْمُوَفِّقْ إِلىَ أَقْوَامِ الطَّرِيق. وَالسَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكاَتُهُ

    1. Wah kalau setoran awalnya 5 juta makin banyak yg daftar haji Pak .. dan bakalan makin lama daftar tunggunya .. bisa bisa 30 tahun nunggu Pak … Karena jumlah tahun tunggu itu jumlah pendaftar dibagi kuota … dan intinya Naik haji itu rukun Islam wajib dengan syarat Mampu. Nggak memaksakan diri.

  5. Ass.
    Untuk bapak/ibu yg menangani pengurusan haji, knapa jangka waktu menunggu pemberangkatan sampai 10-20 tahun. Bisa nggak di tambah bajajnya untuk di riau, trs untuk yg udah pernah naik haji bisa nggak tidak di terima, dngan maksut untuk yg blm pernah… Untuk daerah” yg kira” tidak banyak yg brngkat haji tolong di kurangin bajatnya, dan coba do cek kira” daerah mana” aja yg lebih banyak untul brangkat haji.

  6. ass.buk aq mau daftarin ibuku naik haji,umurnya sudah 58 th,jadi kapan ya bisa berangkatnya?,dan seandainya klu ibu sakit atau yang lainnya, bisa gak di ganti sama anak kandungnya..trims..!!!

  7. Bisakah , jika isteri saya mendaftarkan dirinya dan diri saya di kantor kemenag sesuai KTP , sementara saya berada jauh diprovinsi yang berbeda dan apakah saya bisa melakukan foto langsung dan sidik jari di kantor kemenag kota saya berada sekarang dan system akan mengkonfirmasinya ke kantor kemenag sesuai KTP kami ?

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Right Menu Icon