Prosedur Tata Cara Pendaftaran Haji Reguler

DaftarHajiUmroh - Biaya Umroh Paket Travel Jakarta » Prosedur Tata Cara Pendaftaran Haji Reguler

Prosedur Tata Cara Pendaftaran Haji Reguler

 

Informasi Penting:
1. Kementerian Agama Pusat meminta kepada seluruh perangkat kerja di tingkat Kementerian Agama kabupaten dan kota untuk melayani dengan baik, calon jemaah haji lanjut usia (lansia) yang ingin mengajukan permohonan berangkat haji.
2. Miminimal telah berusia 75 tahun dengan masa tunggu daftar haji dua tahun. Jadi, bagi yang sudah punya nomor porsi dan sudah daftar sebelum 1 Januari 2014.
3. Calon haji lansia harus mengajukan permohonan kepada Kementerian Agama kabupaten/kota untuk dilakukan verifikasi berkas di daerah dan kemudian dibuatkan surat usulan ke kantor Kementerian Agama wilayah provinsi.
4. Kantor Kementerian Agama kabupaten kota sudah bisa menerima pengajuan calon jemaah haji lansia dan penggabungan mahrom suami istri serta orang tua dengan anak kandung yang nantinya berkasnya tetap akan diverifikasi.

 

 

Pengertian Umum

Penyelenggaraan ibadah haji merupakan rangkaian kegiatan yang beragam, melibatkan banyak pihak dan orang. Oleh karena itu dalam penyelenggaraan ibadah haji diperlukan kerjasama yang erat, koordinasi yang dekat, penanganan yang cermat dan dukungan sumber daya manusia yang handal dan amanah.

Prinsip-prinsip penyelenggaraan ibadah haji mengedepankan kepentingan jemaah; memberikan rasa keadilan dan kepastian; efektif dan efisien, transparasi dan akuntabilitas; profesionalisme dan nirlaba.
Penyelenggaraan Ibadah Haji Indonesia dibagi dalam dua kategori, yaitu: Haji Reguler yang sepenuhnya dilaksanakan oleh Pemerintah, dan Haji Khusus yang dilaksanakan oleh Penyelenggara Ibadah Haji Khusus yang mendapat izin dari Menteri Agama.

 

 

Syarat Pendaftaran Haji Reguler

 

Pendaftaran Haji (PP Nomor 79/2012 )

  • Warga Negara Indonesia berhak melaksanakan Ibadah Haji dengan mendaftarkan diri di Kantor Kementerian Agama sesuai dengan prosedur dan persyaratan yang telah ditetapkan oleh Menteri.
  • Pendaftaran sebagaimana dimaksud dilakukan sepanjang tahun di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia dengan prinsip pelayanan berdasarkan nomor urut pendaftaran.
  • Nomor urut pendaftaran sebagaimana dimaksud, digunakan sebagai dasar dalam pelayanan pemberangkatan Jemaah Haji.

 

PENDAFTARAN JAMAAH HAJI REGULER (Berdasarkan PMA No. 14/2012)

  • Pendaftaran Jemaah Haji dilakukan setiap hari kerja sepanjang tahun
  • Pendaftaran Jemaah Haji dilakukan di Kantor Kementerian Agama Kab/Kota domisili Jamaah Haji sesuai KTP
  • Pendaftaran haji sebagaimana point (1) dan (2) wajib dilakukan sendiri oleh yang bersangkutan untuk pengambilan foto dan sidik jari

 

Persyaratan Pendaftaran Haji

  1. Beragama Islam
  2. Berusia minimal 12 tahun pada saat mendaftar
  3. Memiliki KTP yang masih berlaku sesuai dengan domisili atau bukti identitas lain yang sah
  4. Memiliki Kartu Keluarga
  5. Memiliki Akte Kelahiran atau Surat kenal lahir/Kutipan Akta Nikah / Ijazah
  6. Memiliki tabungan pada BPS-BPIH

 

Pendaftaran jemaah haji dinyatakan sah setelah yang bersangkutan mendapatkan NOMOR PORSI

NOMOR PORSI sebagaimana dimaksud hanya berlaku bagi jemaah yang bersangkutan dan tidak dapat digantikan

https://www.daftarhajiumroh.com/wp-content/uploads/2015/05/Perpres-No.-64-Tahun-2015-ttg-BPIH-Tahun-1436H2015M-1.pdf

 

 

pendaftaran haji nomor porsi

 

 

 

 

Prosedur Pendaftaran Haji

 

pendaftaran haji
Calon Jemaah Haji membuka rekening tabungan haji pada Bank Penerima Setoran Biaya Penyelenggaraan Haji (BPS BPIH)

Calon Jemaah Haji cek kesehatan di Puskesmas domisili untuk memperoleh surat keterangan sehat dari dokter

 

 

Calon Jemaah Haji datang ke Kantor Kementrian Agama Kabupaten / Kota, sesuai domisili dengan membawa:

– Surat Keterangan Sehat dari Puskesmas setempat

– Foto copy KTP yang sah dan masih berlaku

– Foto copy Kartu Keluarga

– Foto copy Tabungan Haji 1 lembar

– Foto copy Ijazah terakhir atau Akte Kelahiran atau Surat Nikah atau Surat Keterangan Domisili dari Kecamatan

Bagi Calon Jamaah Haji yang mendaftar pada Kantor Kementrian Agama yang belum tersambung dengan Siskohat(offline):

haji_spph– Membawa foto berwarna 3×4 = 10 lembar, dengan latar belakang putih

– Mengisi SPPH (Surat Pendaftaran Pergi Haji)

– Menerima SPPH yang telah disahkan

Bagi Calon Jemaah Haji yang mendaftar pad Kantor Kementrian Agama yang sudah tersambung dengan Siskohat(Online), Calon Jemaah Haji:

– Melakukan foto langsung di tempat dan dilakukan pengambilan sidik jari

– Mengisi formulir pendaftaran

– Menerima SPPH yang telah dicetak melalui sistem

Calon Jemaah Haji melakukan setoran awal BPIH ke rekening Menteri Agama melalui BPS BPIH sebesar Rp.25.000.000,- dengan membawa SPPH yang telah disahkan oleh Pejabat Kementrian Agama Kabupaten/Kota. Bank Penerima Setoran Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPS-BPIH) yang online dengan SISKOHAT yaitu:

 

Daftar 17 Bank Resmi BPS-BPIH 2014

Bank Umum Syariah :
1.Bank Mandiri Syariah
2. Bank Muamalat
3.Bank Mega Syariah
4.Bank BNI Syariah,
5.Bank BRI Syariah
6.Bank Panin Syariah.
Bank Umum Nasional
7.Bank BTN.
8.Bank Permata.
9.Bank CIMB-Niaga.
10.Bank Sumut
11.Bank DKI
12.Bank Jateng
13.Bank Jatim
14.Bank Kepri ( Kepulaun Riu)
15.Bank Sumselbabel (Bangka Belitung)
16.Bank Nagari
17. Bank Aceh.

 

 

BPIH-hajiSetelah BPS BPIH mentransfer setoran awal BPIH ke rekening Menteri Agama, Calon Jemaah Haji mendapatkan nomor porsi haji

BPS BPIH mencetak lembar Bukti Setoran Awal BPIH sebanyak 5 rangkap, lembar pertama, ketiga, keempat dan kelima diberikan kepada Calon Jemaah Haji

Nomor Porsi Calon Jemaah Haji yang batal tidak dapat digantikan

Calon Jemaah Haji melaporkan dan menyerahkan lembar ketiga (warna kuning), keempat (warna biru) dan kelima (warna merah) bukti setoran awal BPIH ke Kantor Kementrian Agama Kabupaten / Kota

Calon Jemaah Haji menunggu informasi pelunasan BPIH

 

 

 

Pelunasan BPIH

Pelunasan biaya haji dilakukan di tahun keberangkatan setelah ada pengumuman tentang besaran biaya haji oleh Presiden dan pengumuman daftar nama calon jamaah haji yang berhak melunasi bpih pada tahun keberangkatan tersebut.

 

Calon Jemaah Haji datang ke BPS BPIH untuk melakukan setoran pelunasan BPIH. Pelunasan dilakukan pada tahun keberangkatan setelah ada pengumuman Peraturan Presiden tentang Biaya Perjalanan Ibadah Haji (BPIH)  dan pengumuman daftar nama calon jamaah haji yang berhak melunasi pada tahun keberangkatan.

Pelunasan BPIH dilakukan pada BPS BPIH tempat setor semula

Calon Jemaah Haji datang ke Kantor Kementrian Agama Kabupaten / Kota untuk melaporkan dan menyerahkan lembar ketiga (warna kuning), keempat (warna biru) dan kelima (warna merah)bukti setoran pelunasan BPIH serta Pas foto ukuran 3×4 sebanyak 21 lembar dan 4×6 sebanyak 4 lembar dengan latar belakang putih dan tampak wajah 70% – 80%

Calon Jemaah Haji yang masuk dalam alokasi porsi tahun berjalan tetapi tidak melunasi BPIH menjadi waiting list tahun berikutnya.

 

PELUNASAN BPIH TAHUN BERJALAN (Berdasarkan KMA No. 14/2012)

Pasal 8

  • Jamaah haji yang telah terdaftar dan masuk alokasi kuota provinsi atau Kab/Kota untuk keberangkatan pada musim haji tahun berjalan berhak melunasi BPIH dengan persyaratan sbb :
  1. Belum pernah menunaikan ibadah haji dan
  2. Telah berusia 18 tahun atau telah menikah
  • Persyaratan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf a tidak berlaku bagi jamaah haji yang akan memahrami isteri, anak kandung dan/atau orang tua kandung
  • Jemaah haji sebagaimana dimaksud pada ayat (2) ditetapkan dengan Keputusan Kakanwil dan dimasukkan kedalam Siskohat dalam batas waktu yang ditetapkan oleh Dirjen
  • Pelunasan BPIH sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dilakukan pada waktu yang ditetapkan oleh Menteri

Pasal 9

  • Dalam hal jemaah haji sebagaimana dimaksud dalam pasal 8 ayat (1) tidak melunasi BPIH yang bersangkutan secara otomatis menjadi jamaah haji daftar tunggu untuk musim haji berikutnya
  • Jemaah haji yang telah melunasi BPIH dan tidak berangkat pada musim haji tahun berjalan, yang bersangkutan secara otomatis menjadi jemaah haji daftar tunggu untuk musim haji berikutnya
  • Apabila setelah 2 (dua) kali musim haji, jemaah haji sebagaimana dimaksud pada ayat (2) tidak dapat berangkat, maka pendaftaran haji yang bersangkutan dibatalkan secara otomatis

Pasal 10

  • Jemaah Haji yang telah terdaftar dan masuk alokasi kuota Provinsi atau Kab/Kota untuk keberangkatan pada musim haji tahun berjalan dan sudah pernah menunaikan ibadah haji berhak melunasi BPIH pada masa perpanjangan pelunasan musim haji tahun berjalan selama kuota masih tersedia
  • Dalam hal pada masa perpanjangan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) tidak tersedia kuota, yang bersangkutan secara otomatis menjadi Jemaah Haji Daftar Tunggu untuk musim haji berikutnya.

 

 

Macam-macam DOKUMEN CJH

  1. SPPH (Surat Permohonan Pergi Haji)
  2. Bukti Setoran Awal BPIH
  3. Bukti Setoran Pelunasan BPIH
  4. Paspor Jamaah Haji
  5. DAPIH (Dokumen Administrasi Perjalanan Haji )
  6. Visa Haji

 

 

Pembatalan Haji

Calon Jemaah Haji yang membatalkan pendaftarannya, BPIHnya dikembalikan melalui BPS BPIH tempat setor semula. Untuk setoran awal BPIHnya dikembalikan penuh, sedangkan pendaftar haji yang telah menyetorkan BPIH secara lunas kemudian membatalkan diri pengembalian BPIHnya dikenakan potongan biaya administrasi sebesar 1% (satu persen)

Pengajuan pengembalian BPIH dilakukan melalui Kantor Kementrian Agama Kabupaten / Kota domisili, dengan melampirkan:

Bukti setoran asli lembar pertama

Surat pernyataan batal dari calon jemaah haji bermaterai Rp.6000,-

Surat kuasa bermaterai Rp.6000,- dari calon jemaah haji yang bersangkutan dan diketahui lurah, apabila pengembalian dikuasakan kepada orang lain

Foto copy Surat Keterangan Kematian dan Surat Keterangan Ahli Waris bagi yang batal karena meninggal dunia

Penyelesaian proses pembatalan dilakukan secara berjenjang mulai dari Kantor Kementrian Agama Kabupaten / Kota, Kanwil Kementrian Agama Provinsi, Ditjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah dan Bank Penerima Setoran BPIH

 

 

Catatan :
Pelunasan ONH dilakukan setelah pengumuman dari pemerintah dan No porsi calon jama’ah haji ada diantara batas minimal dan batas maksimal no porsi yang diumumkan.
Semakin cepat menabung dan punya No porsi Berarti Semakin cepat Berangkat Haji.

 

Saat pengisian data SPPH di kantor Kemenag, calon jamaah diharapkan meneteliti betul jangan ada data yang salah ataupun kosong, lebih baik tanyakan ke petugas kalau ada yang tidak dimengerti karena data di SPPH ini sangat penting. Pengisian data SPPH yang salah, baru bisa diganti dengan menunggu saat tahun pelunasan BPIH. Calon jamaah kemungkinan bisa akan bolak balik ke kemenag karena saat pelunasan, sistem siskohat rawan eror saat musim pelunasan.

 

Pembayaran DP 25 juta, bisa di Bank dengan lokasi mana saja tidak harus sesuai KTP, sedangkan pendaftaran kemenag stempat sesuai KTP

 

Baca : Alamat Kemenag Kota/ Kab & Provinsi Seluruh Indonesia

Baca : Apa Itu Haji Non Kuota?

Baca : Biaya Haji

Baca : Daftar Tunggu Haji

Baca : Prosedur Pendaftaran Haji Plus

Baca : Apa Itu Nomor Porsi Haji ?

 

 

 

DMCA.com Protection Status

Umroh November 2017 - April 2018 harga start 22,1 Jt

Informasi Pendaftaran Umroh Alhijaz

Mbak Farida : 08222 05 22225

(Simpati / WhattsApp)

By | 2017-02-25T19:21:57+00:00 Desember 18th, 2015|Pendaftaran|58 Comments

About the Author:

Mbak Farida
Mbak Farida saat ini bekerja sebagai marketing di Travel Alhijaz, yang bertugas melayani informasi dan pendaftaran umroh . Alhamdulillah beberapa kali Farida menjadi Tour Leader untuk keberangkatan umroh. Daftarhajiumroh.com dibangun sebagai edukasi bagi jamaah Indonesia yang akan berangkat haji dan umroh. Semoga bermanfaat

58 Comments

  1. Ary Juli 21, 2017 at 9:08 am - Reply

    siskohat itu Sistem Komputerisasi Haji Terpadu

  2. Gilang Juli 4, 2017 at 1:09 pm - Reply

    maaf mau tanya, untuk peosedur pendaftran haji yang cukup banyak itu kira-kira bisa selesai dalam berapa hari y min, trimksh

  3. anharmademi Mei 29, 2017 at 11:00 pm - Reply

    ass.buk aq mau daftarin ibuku naik haji,umurnya sudah 58 th,jadi kapan ya bisa berangkatnya?,dan seandainya klu ibu sakit atau yang lainnya, bisa gak di ganti sama anak kandungnya..trims..!!!

  4. dwi retnowati April 13, 2017 at 12:20 pm - Reply

    asslamualaikum, maaf mau tany utk setoran awal 25 jt itu per orang atau bisa utk suami istri, mohon penjelasanya

  5. Rizwan April 12, 2017 at 8:30 am - Reply

    Bisakah , jika isteri saya mendaftarkan dirinya dan diri saya di kantor kemenag sesuai KTP , sementara saya berada jauh diprovinsi yang berbeda dan apakah saya bisa melakukan foto langsung dan sidik jari di kantor kemenag kota saya berada sekarang dan system akan mengkonfirmasinya ke kantor kemenag sesuai KTP kami ?

  6. Elvian Beni Maret 22, 2017 at 3:19 pm - Reply

    Sangat membantu sekali

Leave A Comment