4.4
(8)

Syarat Daftar Haji Reguler

Berikut persyaratan mendaftar haji :

  1. Beragama Islam
  2. Berusia minimal 12 tahun pada saat mendaftar
  3. Memiliki KTP yang masih berlaku sesuai dengan domisili atau bukti identitas lain yang sah
  4. Memiliki Kartu Keluarga
  5. Memiliki Akte Kelahiran atau Surat kenal lahir/Kutipan Akta Nikah / Ijazah
  6. Memiliki tabungan pada BPS-BPIH

Baca : Cara Cek Porsi Haji

Cara Daftar Haji Reguler

syarat-dan-cara-daftar-haji-daftarhajiumroh-compressor

Urutan Detail Daftar Haji Reguler

Calon Jemaah Haji membuka rekening tabungan haji pada Bank Penerima Setoran Biaya Penyelenggaraan Haji (BPS BPIH)

Yang dibawa jamaah : KTP dan dana Rp 25 juta.

Calon Jemaah Haji melakukan setoran awal sebesar 25 juta ke rekening atas nama Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) Agama di BPS BPIH. Ada 17 Bank Resmi BPS-BPIH.

1.Bank Mandiri Syariah
2. Bank Muamalat
3.Bank Mega Syariah
4.Bank BNI Syariah
5.Bank BRI Syariah
6.Bank Panin Syariah

7.Bank BTN
8.Bank Permata
9.Bank CIMB-Niaga
10.Bank Sumut
11.Bank DKI
12.Bank Jateng
13.Bank Jatim
14.Bank Kepri ( Kepulaun Riu)
15.Bank Sumselbabel (Bangka Belitung)
16.Bank Nagari
17. Bank Aceh

Calon jamaah akan mendapatkan tabungan mabrur dan BPIH

tabungan-mabrur-daftarhajiumroh

Calon Jemaah Haji datang ke Kantor Kementrian Agama Kabupaten / Kota sesuai domisili KTP

Persyaratan yang dibawa :

  • Foto copy KTP yang sah dan masih berlaku
  • Foto copy Kartu Keluarga
  • Foto copy Tabungan Haji 1 lembar
  • Foto copy Ijazah terakhir atau Akte Kelahiran atau Surat Nikah atau Surat Keterangan Domisili dari Kecamatan

Calon Jemaah Haji yang mendaftar pada Kantor Kementrian Agama :

  • Mengisi formulir pendaftaran
  • Melakukan foto langsung di tempat dan dilakukan pengambilan sidik jari
  • Calon jamaah menerima SPPH
SPPH daftarhajiumroh

Pelunasan BPIH Biaya Haji

Pelunasan biaya haji dilakukan di tahun keberangkatan setelah ada pengumuman tentang besaran biaya haji oleh Presiden dan pengumuman daftar nama calon jamaah haji yang berhak melunasi bpih pada tahun keberangkatan tersebut. Pengumuman biasanya antara bulan februari – maret.

Calon Jemaah Haji datang ke BPS BPIH untuk melakukan setoran pelunasan BPIH. Pelunasan dilakukan pada tahun keberangkatan setelah ada pengumuman Peraturan Presiden tentang Biaya Perjalanan Ibadah Haji (BPIH)  dan pengumuman daftar nama calon jamaah haji yang berhak melunasi pada tahun keberangkatan.

Pelunasan BPIH dilakukan pada BPS BPIH tempat setor semula

Calon Jemaah Haji datang ke Kantor Kementrian Agama Kabupaten / Kota untuk melaporkan dan menyerahkan lembar ketiga (warna kuning), keempat (warna biru) dan kelima (warna merah)bukti setoran pelunasan BPIH serta Pas foto ukuran 3×4 sebanyak 21 lembar dan 4×6 sebanyak 4 lembar dengan latar belakang putih dan tampak wajah 70% – 80%

Pembatalan Haji & Pengembalian BPIH

Pembatalan pendaftaran jemaah haji dilakukan oleh jemaah haji di KanKemenag  dengan membawa persyaratan sebagai berikut :

  • Surat permohonan pembatalan bermaterai Rp 6000,- dengan menyebutkan alasan pembatalan yang ditujukan ke Kepala KanKemenag;
  • Bukti Asli Setoran awal BPIH yang dikeluarkan oleh BPS BPIH;
  • Asli aplikasi transfer setoran awal BPIH ke rekening Menteri Agama;
  • Asli SPPH;
  • Fotocopy buku tabungan yang masih aktif atas nama jemaah haji yang bersangkutan dan memperlihatkan aslinya;
  • Fotocoopy KTP dan KK serta memperlihatkan aslinya;

Semua rangkap 2 (dua).

Pembatalan pendaftaran untuk jemaah haji dengan alasan meninggal dunia sebelum proses keberangkatan ke embarkasi haji,pembatalan pendaftaran jemaah haji dilakukan di KanKemenag  oleh ahli waris / kuasa waris dengan membawa persyaratan sebagai berikut :

  • Surat permohonan pembatalan bermaterai Rp 6000,- dari ahli waris / kuasa waris jemaah haji yang meninggal dunia yang ditujukan kepada Kepala KanKemenag Kota Batam;
  • Surat keterangan kematian yang dikeluarkan oleh Lurah / Kepala Desa / Rumah Sakit setempat;
  • Surat keterangan waris bermaterai Rp 6000,- yang dikeluarkan oleh Lurah / Kepala Desa dan diketahui oleh Camat;
  • Surat keterangan kuasa waris yang ditunjuk ahli waris untuk melakukan pembatalan pendaftaran jemaah haji bermaterai Rp 6000,-;
  • Fotocopy KTP dan KK ahli waris / kuasa waris jemaah haji yang mengajukan pembatalan pendaftaran jemaah haji dan memperlihatkan aslinya;
  • Fotocopy KTP dan KK calon jamaah haji;
  • Bukti Asli setoran awal BPIH yang dikeluarkan BPS BPIH;
  • Asli aplikasi transfer setoran awal BPIH ke rekening Menteri Agama;
  • Asli SPPH;
  • Fotocopy buku tabungan yang masih aktif atas nama jemaah haji yang bersangkutan dan memperlihatkan aslinya;
  • Fotocopy buku tabungan ahli waris (dengan ketentuan Bank yang Sama dengan Tabungan setoran awal yang di batalkan);

Semua rangkap 2 (dua).

Pembatalan pendaftaran jemaah haji dilakukan oleh jemaah haji di KanKemenag  dengan membawa persyaratan sebagai berikut :

  • Surat permohonan pembatalan bermaterai Rp 6000,- dengan menyebutkan alasan pembatalan yang ditujukan ke Kepala KanKemenag Kota Batam;
  • Bukti Asli Setoran awal BPIH / Lembar Validasi ASLI yang dikeluarkan oleh BPS BPIH;
  • Asli aplikasi transfer setoran awal BPIH ke rekening Menteri Agama;
  • Fotocopy buku tabungan yang masih aktif atas nama jemaah haji yang bersangkutan dan memperlihatkan aslinya;
  • Fotocoopy KTP dan KK serta memperlihatkan aslinya.

Waktu penyelesaian pembatalan di Kemenag dan di Badan Pengelolaan Keuangan Haji (BPKH) sampai kepada jemaah total 13 hari kerja (3 hari kerja di Kemenag Kota/Kabupaten, 5 hari kerja di Kemenag Pusat, 5 hari kerja di BPKH)

Pengajuan Percepatan Pemberangkatan Bagi Jemaah Haji Lansia (2019)

  • Calon Jamaah Haji lansia usia minimal 75 tahun per tanggal 7 Juli 2019, memiliki nomor porsi serta terdaftar haji reguler sebelum 1 Januari 2017.
  • Jamaah haji lansia tidak mampu mandiri (udzur) yang dibuktikan dengan surat keterangan dokter.
  • Selanjutnya untuk pendamping, memiliki hubungan keluarga yang suami/istri/anak kandung/saudara kandung atau menantu yang dibuktikan dengan Kartu Keluarga, Akta Nikah dan Akta Kelahiran yang relevan dan dilegalisir serta stempel basah oleh pejabat yang berwenang, serta menunjukkan aslinya. dan pendamping telah terdaftar sebelum 1 Januari 2017. serta pendamping tersebut terdaftar dalam satu provinsi yang sama dengan jemaah lansia,

Pelimpahan Nomor Porsi Jemaah Haji Wafat

  • Permintaan dari keluarga jamaah yang sudah ditetapkan berhak melunasi , namun wafat sebelum berangkat
  • Nomor porsi yang dapat digantikan adalah jamaah haji yang sudah ditetapkan berhak melunasi BPIH dan meninggal setelah ditetapkan sebagai berhak lunas tahun berjalan
  • Yang dapat menggantikan adalah suami/istri/anak kandung/menantu. Diketahui RT, RW, Lurah, dan Camat.
  • Verifikasi dilakukan di Kanwil dan Direktorat Pelayanan Haji Dalam Negeri DJPHU
  • Jamaah Haji pengganti diberangkatkan pada musim haji tahun berjalan atau tahun berikutnya.

Apakah Artikel Ini Membantu ?

Rate Sekarang Guna Meningkatkan Kualitas Artikel

Average rating 4.4 / 5. Vote count: 8