Apa Saja Syarat, Rukun dan Wajib Haji?

DaftarHajiUmroh - Biaya Umroh Paket Travel Jakarta » Apa Saja Syarat, Rukun dan Wajib Haji?

Apa Saja Syarat, Rukun dan Wajib Haji?

Syarat, Rukun dan Wajib Haji

A. Syarat Haji

Syarat wajib haji adalah syarat-syarat yang harus dipenuhi oleh seseorang sehingga dia diwajibkan untuk melaksanakan haji, dan barang siapa yang tidak memenuhi salah satu dari syarat-syarat tersebut, maka dia belum wajib menunaikan haji. Adapun syarat wajib haji adalah sebagai berikut :

1. Islam
2. Berakal
3. Baligh
4. Merdeka
5. Mampu Istitha’ah

 

Penjelasan:

  1. Orang non muslim tidak sah dalam melaksanakan haji atau umrah. Jika dia berkunjung ke tanah suci bahkan mengikuti ibadah haji atau umrah seperti thawaf dan sa’i maka perjalanan haji atau umrahnya hanya sebatas melancong saja.
  2. Ukuran baligh (dewasa) adalah 9 tahun untuk anak perempuan dan sekitar 15 tahun untuk anak laki-laki. Atau sebagian mengatakan rata-rata umur 15 tahun, baik untuk anak perempuan maupun anak laki-laki. Seorang yang belum mencapai usia baligh tidak memiliki kewajiban melaksanakan ibadah haji/umrah. Bila dia sudah dewasa dan memiliki kemampuan materi dan non materi, maka wajib mengulangi ibadah haji/umrah.
  3. Berakal sehat adalah tidak gila dan tidak memiliki gangguan jiwa.
  4. Yang dimaksud merdeka adalah tidak berstatus sebagai budak (hamba sahaya di masa Rasulullah Saw. yang di masa modern ini hampir tidak ditemukan di dunia). Istilah merdeka juga bisa diartikan bebas dari tanggungan hutang dan tanggungan nafkah keluarga yang ditinggalkan.
  5. Istilah Istitha’ah berarti mampu, baik secara materi dengan tidak memiliki hutang, maupun kesiapan mental dan spiritual.

 

[frame][/frame]

 

B. Rukun Haji

Yang dimaksud rukun haji adalah kegiatan yang harus dilakukan dalam ibadah haji, dan jika tidak dikerjakan hajinya tidak sah. Adapun rukun haji adalah sebagai berikut :

1. Ihram
Ihram, yaitu pernyataan mulai mengerjakan ibadah haji atau umroh dengan memakai pakaian ihram disertai niat haji atau umroh di miqat.

2. Wukuf
Wukuf di Arafah, yaitu berdiam diri, dzikir dan berdo’a di Arafah pada tanggal 9 Zulhijah.

3. Tawaf Ifadah
Tawaf Ifadah, yaitu mengelilingi Ka’bah sebanyak 7 kali, dilakukan sesudah melontar jumrah Aqabah pada tanggal 10 Zulhijah.

4. Sa’i
Sa’i, yaitu berjalan atau berlari-lari kecil antara Shafa dan Marwah sebanyak 7 Kali, dilakukan sesudah Tawaf Ifadah.

5. Tahallul
Tahallul, yaitu bercukur atau menggunting rambut setelah melaksanakan Sa’i.

6. Tertib
Tertib, yaitu mengerjakan kegiatan sesuai dengan urutan dan tidak ada yang tertinggal.

 

 

C. Wajib Haji

Wajib Haji adalah rangkaian kegiatan yang harus dilakukan dalam ibadah haji sebagai pelengkap Rukun Haji, jika salah satu dari wajib haji ini ditinggalkan, maka hajinya tetap sah, namun harus membayar dam (denda). Yang termasuk wajib haji adalah :

1. Niat Ihram, untuk haji atau umrah dari Miqat Makani, dilakukan setelah berpakaian ihram.

2. Mabit (bermalam) di Muzdalifah, pada tanggal 9 Zulhijah (dalam perjalanan dari Arafah ke Mina).

3. Melontar Jumrah Aqabah, pada tanggal 10 Zulhijah yaitu dengan cara melontarkan tujuh butir kerikil berturut-turut dengan mengangkat tangan pada setiap melempar kerikil sambil berucap, “Allahu Akbar, Allahummaj ‘alhu hajjan mabruran wa zanban magfura(n)”. Setiap kerikil harus mengenai ke dalam jumrah jurang besar tempat jumrah.

4. Mabit di Mina, pada hari Tasyrik (tanggal 11, 12 dan 13 Zulhijah).

5. Melontar Jumrah Ula, Wustha dan Aqabah, pada hari Tasyrik (tanggal 11, 12 dan 13 Zulhijah).

6. Tawaf Wada’, yaitu melakukan tawaf perpisahan sebelum meninggalkan kota Mekah.

7. Meninggalkan perbuatan yang dilarang saat ihram.

 

Wajib haji ini harus dilaksanakan, apabila salah satu dari wajib haji ini tidak dilaksanakan maka hajinya tetap sah, tetapi wajib membayar dam dengan menyembelih seekor kambing di Mekah.

 

 

 

 

By | 2013-11-26T12:52:13+00:00 September 21st, 2013|Manasik Umroh Haji|6 Comments

About the Author:

Fitri
Alhamdulillah beberapa kali Fitri menjadi Tour Leader untuk keberangkatan umroh. Daftarhajiumroh.com dibangun sebagai edukasi bagi jamaah Indonesia yang akan berangkat haji dan umroh. Semoga bermanfaat

6 Comments

  1. Muksin April 16, 2017 at 11:55 am - Reply

    Terkait syarat haji yang ke 6 yaitu mampu Istihat “ah..mampu secara materi dengan tidak memiliki hutang. Bagaimana dengan calon haji yya melalui setoran/pemotongan dari gajang masih memiliki hutang pada Bank namun yang bersangkutan mampu membayar secara tertib setiap bulann dari gaji atau penghasilanya

Click on a tab to select how you'd like to leave your comment

Error: Please enter a valid email address

Error: Invalid email

Error: Masukkan nama anda

Error: masukkan no handphone anda

Error: Please enter a username

Error: Please enter a password

Error: Please confirm your password

Error: Password and password confirmation do not match