[spacer]

Gagal berangkat umroh sering kita dengar akhir akhir belakangan ini. Gagal berangkat umroh adalah kejadian yang tidak ingin terjadi pada kita saat semuanya sudah kita persiapkan. Gagal berangkat umroh adalah hal terburuk yang tidak perlu dialami oleh setiap calon jamaah umroh.

[spacer]

Travel yang gagal memberangkatkan jamaah umroh adalah kesalahan fatal dan berdampak sangat buruk bagi travel itu sendiri. Bahkan kadangkala travel yang bertanggung jawab pun namun gagal memberangkatkan jamaah umroh harus rela menjual sebagian aset lain yang dimilikinya dengan mengembalikan uang jamaah demi menjaga amanah yang sudah diberikan oleh jamaah kepada travel tersebut.

[spacer]

Kejadian tersebut sering kali disebabkan oleh ketertutupan pihak travel terhadap permasalahan intern ataupun eksternal yang dialami pihak travel kepada jamaah, dan juga kurangnya komunikasi antara pihak travel dengan calon jamaah. Kejadian seperti ini akan terjadi jika sebuah travel hanya bisa menjanjikan hal hal manis kepada jamaah.

[spacer]

Tak ingin gagal berangkat umroh?

[spacer]

[heading size=”20″]1. Harga Paket Umroh Terlalu Murah dan Tidak Masuk Akal[/heading]

Harga paket umroh yang sangat murah dengan seat dan waktu pendaftaran terbatas akan membius beberapa orang yang sangat menginginkan berangkat umroh. Banyak sekali travel yang mengiming-imingi jamaah dengan harga yang sangat murah dan tidak masuk akal. Misalkan saja mereka menyediakan paket umroh di harga 12-14 juta rupiah…apakah ini mungkin??
Mari kita bahas permasalahan ini. Setiap Jamaah yang akan berangkat umroh tentu saja memerlukan biaya Transportasi Pesawat dan Bus, Akomodasi Hotel,Visa, Makan 3x sehari selama umroh, Biaya Transportasi Lokal dan Tanah Suci (Jeddah – Madinah – Makkah – Jeddah), Biaya Transportasi Ziarah, Biaya Muthowif (Guide) selama di tanah suci.

[spacer]

Permasalahannya adalah setiap calon jamaah umroh mudah tertarik dengan travel yang berbiaya murah, padahal dengan biaya tersebut tidak bisa mencukupi biaya biaya untuk pergi berangkat Umroh, sehingga akhirnya umroh pun gagal berangkat dan uang melayang begitu saja.

[spacer]

Harga tiket pesawat saja berkisar sekitar 12 sampai dengan 13 jutaan untuk pulang pergi seorang jamaah, untuk memastikan hal tersebut kami berikan link secara langsung untuk pengecekan harga tiket pesawat dan maskapai penerbangan – sehingga calon jamaah bisa melakukan pengecekan harga langsung ke maskapai penerbangan dan atau bahkan menghubungi maskapai penerbangan secara langsung, sehingga calon jamaah tidak tertipu dengan travel abal abal yang selalu menjanjikan hal hal manis tapi berujung petaka seperti itu

[spacer]

Selain transportasi penerbangan, hal yang dibutuhkan oleh seorang jamaah adalah hotel tempat menginap ketika berada di kota suci mekkah dan Madinah. Hal tersebut silakan jamaah lakukan pengecekan akomodasi hotel secara langsung di Booking dan Agoda untuk mengetahui harga hotel secara pasti.

[spacer]

Harga harga yang tercantum adalah harga real, sehingga anda tidak akan tertipu sebagai calon jamaah, dan bisa memperhitungkan “The Real Cost” Umroh sebenarnya tanpa tertipu ajakan ajakan manis dari pihak pihak yang tidak bertanggung jawab

[spacer]

[heading size=”20″]2. Terkendala Visa[/heading]

Jamaah umroh tidak bisa berangkat ke tanah suci salah satunya adalah faktor terkendala visa yang tidak keluar.

Visa Umroh adalah hal yang sangat penting dan krusial dalam memastikan berangkat atau tidaknya seorang calon jamaah umroh ke tanah suci. Visa Umroh ini disediakan oleh Kerajaan Arab Saudi dan atau kedutaan besar/komjen di negara masing masing yang dimana apply visa tidak bisa dilakukan oleh perorangan, melainkan hanya bisa dilakukan oleh biro travel umroh.
[spacer]
Tidak semua travel umroh yang ada di Indonesia bisa mengajukan apply visa, hal ini disebabkan karena ketatnya peraturan yang diterapkan oleh pihak kerajaan itu sendiri. Setiap travel harus bisa memastian bahwa setiap calon jamaah yang dibawa ke negara Saudi Arabia harus bisa mematuhi semua peraturan yang dipersyaratkan ketika berada di Tanah Suci dan atau dari segi masa berlaku visa, dalam hal ini pihak travel harus bisa mempertanggung jawabkan jika ada dari jamaahnya kabur dari travel dan menetap di Arab Saudi sebagai ilegal person yang menetap disana.
[spacer]
Visa Umroh sangat sulit didapat apalagi pada bulan Juni, July ataupun Ramadhan. Visa yang ada diperebutkan oleh tiap tiap travel yang akan memberangkatkan umroh jamaahnya.

 

[spacer]

[heading size=”20″]3. Itenary Pesawat[/heading]

Travel yang baik sebaiknya memberitahukan apa saja yang terjadi disaat akan keberangkatan calon jamaah, dan bisa memastikan keberangkatan dengan benar. Calon Jamaah disaat dijanjikan akan berangkat umroh oleh pihak travel maka mereka wajib meminta “Itenary Pesawat ke Pihak Travel”, jika mereka tidak bisa menunjukan – besar kemungkinan pihak travel belum bisa memastikan keberangkatan anda.

[spacer]

[heading size=”20″]4. Berkedok Investasi[/heading]

Banyak sekali saat ini yang mengatasnamakan Travel haji dan Umroh berkedok Investasi. Biasanya calon jamaah diminta terlebih dahulu uang sebesar 10-15 juta rupiah dan dijanjikan akan berangkatkan tahun depan. Setelah waktu yang telah ditentukan tiba, bukannya berangkat umroh akan tetapi uangpun hilang dibawa kabur.